Jenis Jenis VPN dan Protokol yang Melindungi Data

No comments

Mendengar istilah memang sudah tidak asing lagi. Tetapi, tidak semua orang mengenal jenis jenis VPN yang dapat digunakan sebagaimana fungsi dari kinerjanya.

Setiap jenis VPN juga memiliki yang dapat membantu membangun koneksi dua perangkat yang aman sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Oleh karena itu, tak heran VPN dijadikan sebagai solusi terbaik untuk melindungi privasi dan para pengguna dalam mengakses internet. 

Tidak hanya keamanan, protokol VPN juga bisa memungkinkan para pengguna untuk mengakses konten lebih luas. Hal tersebut dikarenakan jaringan virtual ini dapat mengakses website yang dibatasi untuk wilayah-wilayah tertentu.

Lalu apa saja jenis VPN dan protokol yang melindunginya? Kenali lebih jauh jaringan jenis VPN dan protokol yang melindunginya dengan membaca artikel ini sampai selesai.

Jenis Jenis VPN

Jenis Jenis VPN dan Protokol yang Melindungi Data

Virtual Private atau umumnya dikenal dengan VPN merupakan sebuah protokol komunikasi yang memungkinkan para penggunanya terhubung ke jaringan publik ataupun lokal.

VPN ini mempunyai fungsi untuk mengkonstruksi data menjadi lebih privat walaupun lewat jaringan publik. Hal ini bisa terjadi karena adanya sistem tunneling.

Ada juga jenis VPN yang perlu kamu ketahui. Diantaranya yaitu, access VPN, VPN, dan juga extranet VPN. Walaupun mempunyai fungsi yang sama, ketiganya juga mempunyai perbedaan dari segi penggunaan.

Baca juga :  6 Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi: Apa Saja Jenisnya dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Agar lebih paham lagi, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Access VPN

Access VPN merupakan koneksi user-to-LAN yang bisa dikenal dengan VPN atau virtual private dial up network. Jenis VPN yang satu ini sangat cocok digunakan oleh para karyawan supaya bisa mengakses data serta sumber daya perusahaan dengan aman dari berbagai lokasi remote.

Access VPN sangat cocok untuk karyawan yang bekerja dari jarak jauh atau WFH. Jenis VPN ini bisa membuat para pekerja remote dapat mengakses file kerja dengan aman, apalagi jika menggunakan koneksi wi-fi publik.

2. Intarnet VPN

Jenis VPN site to site Intranet ini umumnya memiliki kinerja untuk menyambungkan dua jaringan yang berada pada lokasi yang berbeda dengan koneksi internet yang permanen.

Contoh perusahaan memiliki dua kantor di Italia dan Indonesia. Intranet VPN bisa menghubungkan kedua jaringan itu agar berada di bawah satu kembali saja.

3. Extranet VPN

Ekstranet VPN yang menggunakan koneksi dedicated untuk menyatukan suatu jaringan perusahaan dengan pihak luar contoh konsumen, atau mitra bisnis. Penggunaan ekstranet VPN bisa memungkinkan komunikasi dan pertukaran data yang dilakukan lebih cepat dan mudah dengan sistem keamanan yang sudah terjamin.

Protokol VPN yang Melindungi Data

Pada umumnya, layanan VPN dapat bekerja karena dukungan dari protokol komunikasi data.

Ada berbagai macam protokol VPN yang sudah sering digunakan dengan konsep keamanan yang tentunya berbeda-beda, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Internet Protokol Security atau

IPSec merupakan jenis protokol yang biasa dipakai untuk melindungi komunikasi dan juga melindungi transfer data lewat jaringan Atau lewat internet protokol. Dengan cara memverifikasikan session sekaligus mengerisik semua paket data ketika koneksi sedang berlangsung.

Baca juga :  OSPF Routing : Pengertian, Tujuan dan Contoh Konfigurasi pada Cisco

Bukan hanya itu, IPSec adalah metode yang digunakan untuk mengamankan IP data program jika paket data ditransmisikan. Di network layer yang merupakan lapisan ketiga dari dalam model referensi jaringan OSI. Jadi, di setiap data pada layer di atas dapat diamankan.

2. Layer 2 Tunneling Protokol atau L2TP

L2TP merupakan gabungan dari dua buah protokol tunling yang berbeda, yaitu layer 2 forwarding (L2F) dengan point-to-point tunneling protokol (PPTP). Protokol ini bisa digunakan untuk membuat virtual private dial network (VPDN) yang bisa sekaligus membawa semua macam protokol komunikasi.

Misalnya, L2TP sering sekali dek campurkan dengan protokol keamanan lainnya seperti IPSec untuk membangun koneksi VPN yang lebih aman lagi. L2TPjadi data didalamnya terlindungi.

3. Point-to-Point Tunneling Protokol (PPTP)

Point-to-point tunneling protokol (PPTP) merupakan protokol yang digunakan untuk melindungi transfer data dari film ke lewat TCP/IP. Protokol ini bisa mengenkripsi data antar koneksi yaitu dengan cara merubah paket PPP menjad paketi IP.

Sampai saat ini, PPTP adalah salah satu protokol yang paling populer dan paling sering digunakan sejak awal rilis Windows. Bukan hanya itu, tokoh ini juga bisa diterapkan di Linux dan MacOS .

4. SSL VPN

Secure soket layer atau bisa di sebut SSL dan juga transport layer security atau TLS merupakan protokol keamanan untuk VPN yang bekerja pada lapisan keempat.

Protokol ini bisa memungkinkan para pengguna mengakses jaringan VPN dengan aman lewat web browser.

Baca juga :  Throughput Adalah, dan Mengapa Penting untuk Diketahui?

Tidak hanya itu saja, SSL VPN adalah protokol kriptografi yang mempunyai fungsi untuk mengenkripsi komunikasi dengan cara lewat koneksi internet.

Misalnya pengguna protokol VPN ini dapat kamu temukan di berbagai situs belanja online atau marketplace. SSL dan TLS bisa dimanfaatkan untuk mengamankan informasi sensitif milik pengguna.

5. Open VPN

Protokrl Open VPN ini open-source sehingga dapat digunakan untuk membuat koneksi jaringan point to point atau site to site. Pengguna dapat memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

Jenis VPN yang menggunakan protokol ini pada umumnya mempunyai sistem keamanan tradisional dengan berdasarkan SSL dan TLS.

6. Secure Shell (SSH)

Secure Shell (SSH) merupakan protokol yang digunakan untuk membuat VPN tunnel di mana semua transfer datanya terproteksi dengan sempurna.

Protokol ini juga menyediakan autentikasi yang benar-benar kuat karena adanya encrypted tunnel untuk mengamankan koneksi lewat jaringan terbuka seperti internet.

Pilih Protokol VPN yang Mana?

Sampai sini pastinya sudah mengenal jenis VPN dan protokol apa yang sering digunakan.

Jaringan pribadi virtual ini mempunyai tiga macam berbeda dengan fungsi dan kegunaannya yang juga berbeda.

Access VPN sangat cocok untuk para karyawan yang bekerja secara remote atau WFH.

Interanet VPN untuk menghubungkan dua atau mungkin lebih jaringan pribadi perusahaan, dan terakhir

Extranet VPN untuk menghubungkan suatu jaringan dengan pihak lain seperti pelanggan atau mungkin mitra bisnis.

VPN pada umumnya dibangun dengan protokol keamanan agar menjaga kerahasiaan komunikasi dan transfer data. Pilihlah jenis VPN yang sesuai dengan kebutuhan penggunaan.

Also Read

Bagikan:

Leave a Comment