<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>protocol data unit</title>
	<atom:link href="https://www.menggunakan.id/tag/protocol-data-unit/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.menggunakan.id</link>
	<description>Seputar Keamanan, Jaringan + Komputer</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2023 06:44:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/03/2-removebg-preview-150x150.png</url>
	<title>protocol data unit</title>
	<link>https://www.menggunakan.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Konfigurasi Vlan Trunking Protocol (VTP)</title>
		<link>https://www.menggunakan.id/konfigurasi-vlan-trunking-protocol-vtp/</link>
					<comments>https://www.menggunakan.id/konfigurasi-vlan-trunking-protocol-vtp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu A]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2023 17:05:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[acl]]></category>
		<category><![CDATA[http]]></category>
		<category><![CDATA[https]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[port]]></category>
		<category><![CDATA[protocol data unit]]></category>
		<category><![CDATA[protokol]]></category>
		<category><![CDATA[qos]]></category>
		<category><![CDATA[route]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>
		<category><![CDATA[server]]></category>
		<category><![CDATA[vlan]]></category>
		<category><![CDATA[vtp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.menggunakan.id/?p=589</guid>

					<description><![CDATA[Protocol di Jaringan Komputer, VTP (Vlan Trunking Protocol) Pada zaman yang serba canggih ini komputer]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h1><strong>Protocol di <a href="https://www.menggunakan.id/tag/jaringan/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with jaringan">Jaringan</a> Komputer, <a href="https://www.menggunakan.id/tag/vtp/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with vtp">VTP</a> (<a href="https://www.menggunakan.id/tag/vlan/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with vlan">Vlan</a> Trunking Protocol)</strong></h1>
<p>Pada zaman yang serba canggih ini komputer memang banyak digunakan untuk membantu melakukan aktivitas sehari-hari. Terutama Anda yang bekerja di kantor, tentunya sangat membutuhkan komputer. Banyaknya komputer yang digunakan di sebuah tempat bisa membentuk jaringan komputer, kemudian akan terdapat <a href="https://www.menggunakan.id/tag/protokol/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with protokol">protokol</a> salah satunya <strong>VTP (Vlan Trunking Protocol).</strong></p>
<h2><strong>Pengertian </strong><strong>Vlan Trunking Protocol</strong></h2>
<p>Sebelum membahas mengenai Vlan Trunking Protocol, Anda bisa mengetahui apa itu pengertian Trunk terlebih dahulu. Trunk merupakan sebuah point to point link antara satu atau bahkan lebih ethernet switch interfaces dengan perangkat yang lain misalnya switch atau router.</p>
<p>Ethernet trunk sendiri bisa membawa data atau paket trunks dari berbagai Vlan hanya dengan menggunakan link. Tidak hanya itu, Vlan trunk bisa memungkikan terjadinya pertukaran data yang ada pada seluruh jaringan yang ada.</p>
<p>Dengan begitu, Vlan Trunking Protocol bisa diartikan sebuah metode yang mana sistem komunikasi tersebut bisa menyediakan akses jaringan yang bisa digunakan untuk banyak dengan menggunakan berbagai set garis atau juga frekuensi dan juga bisa dibilang tidak memberikan secara individu. Selain itu, ada beberapa jenis VTP yang ada pada jaringan komputer, antara lain:</p>
<h2><strong>Virtual Trunking Protocol</strong></h2>
<p>Pada virtual trunking protocol mempunyai fungsi yaitu untuk melakukan transmisi konfigurasi Vlan yang ada tersebut ke dalam seluruh Switch pada satu jaringan yang mempunyai VTP domain yang sama dan juga berjalan pada trunk link. Tidak hanya itu, VTP juga mempunyai beberapa komponen yang ada di dalamnya, yaitu:</p>
<h3><strong>VTP Domain</strong></h3>
<p>VTP domain adalah sekelompok switch yang saling melakukan berbagi informasi VTP. Hal ini berdasarkan tujuan utama yang ada ketika melakukan penerapan VTP yaitu memudahkan pengaturan switch agar bisa diatur menjadi suatu grup.</p>
<h2><strong>3 Mode dalam VTP</strong></h2>
<p>VTP mode yang akan digunakan pada switch ini bisa menentukan bagaimana suatu switch berinteraksi dengan switch VTP yang lainnya di dalam satu domain tersebut. Ada 3 mode yang ada pada VTP yaitu VTP <a href="https://www.menggunakan.id/tag/server/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with server">Server</a>, VTP Client, dan juga VTP Transparent.</p>
<h3><strong>VTP Server</strong></h3>
<p>Switch yang bertugas untuk mengirimkan dan mendistribusikan VLAN database pada Switch VTP Client, pada Switch ini kita bisa memasukan VLAN yang ingin kita konfigurasi pada Switch. Pada Switch server kita dapat memodifikasi VLAN database seperti menambahkan, mengubah, dan menghapus.</p>
<h3><strong>VTP Transparent</strong></h3>
<p>Switch dengan mode ini hanya meneruskan VLAN database yang dikirim oleh server menuju Switch lainnya, tidak bisa mengambil atau mensingkronkan VLAN database dari server. Tetapi pada Switch mode transparent kita dapat membuat VLAN untuk dia sendiri tetapi tidak akan dikirimkan.</p>
<h3><strong>VTP Client</strong></h3>
<p>Switch dengan mode VTP Client akan menerima VLAN Database yang dikirim server dan memasukannya dalam VLAN Database Client itu sendiri (sync), pada Switch Client kita tidak dapat melakukan modifikasi terhadap VLAN Database seperti menambahkan, menghapus, dan merubah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>VTP Server ini mempunyai akses yang penuh atas pembuatan Vlan atau pada pengubahan pada domain tersebut. Sedangkan, VTP Client hanya mempunyai akses yang digunakan untuk memodifikasi konfigurasi Vlan pada dirinya sendiri. Kemudian ada VTP Transparent yang mana switch yang ada di dalam mode transparent ini tidak bepartisipasi di dalam VTP.</p>
<p><strong>Baca Juga : <em><a href="https://www.menggunakan.id/pengertian-quality-of-service/">Pengertian Quality of Service (QoS)</a></em></strong></p>
<h3><strong>Access Control List</strong></h3>
<p>Komponen selanjutnya terdapat Access Control List yang merupakan pengelompokan paket berdasarkan kategori. Access Control List juga mempunyai tujuan yaitu mengatur keluar masuknya traffic ke dalam maupun keluar dari router.</p>
<p>Tidak hanya itu, komponen ini juga mengizinkan atau bahkan menolak pernyataan bahwa sebuah traffic bisa ke segmen jaringan dan ketika dari segmen jaringan berdasarkan pada alamat yang ada pada alamat IP pengirim, alamat IP tujuan, nomor <a href="https://www.menggunakan.id/tag/port/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with port">port</a> dari paket dan juga tipe protocol yang digunakan. Jika sesuai dengan permintaan maka akan diizinkan dan jika tidak maka akan otomatis ditolak. Baca selengkapnya <a href="https://www.menggunakan.id/access-control-list/">https://www.menggunakan.id/access-control-list/</a></p>
<h2><strong>Contoh Konfigurasi</strong></h2>
<p><a href="https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/3.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-medium wp-image-592" src="https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/3-300x182.jpg" alt="vlan trunking protocol" width="300" height="182" srcset="https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/3-300x182.jpg 300w, https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/3.jpg 602w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p>Ketika Anda menggunakan salah satu protocol dari <a href="https://www.menggunakan.id/tag/protocol-data-unit/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with protocol data unit">Protocol Data Unit</a> yaitu <strong>VTP (Vlan Trunking Protocol)</strong>, Anda harus mengetahui bahwa ada 2 protocol VTP yang utama pada saat ini yaitu IEEE 802.1q dan juga Cisco ISL. Untuk pemilihan protocol VTP ini normalnya dengan pemilihan berdasarkan piranti platform hardware yang hendak digunakan.</p>
<p>Adapun contoh konfigurasinya dengan menggunakan switch yaitu bisa memasukkan perintah seperti  di bawah ini pada masing-masing switch:</p>
<p><i>Buat Vlan terlebih Dahulu :</i><u><i><br>
</i></u><code>Switch&gt;<b>en</b><br>
Switch#<b>conf t</b><br>
Switch(config)#<b>vlan 10</b><br>
Switch(config-vlan)#<b>name R1</b><br>
Switch(config-vlan)#<b>ex</b><br>
Switch(config)#<b>vlan 20</b><br>
Switch(config-vlan)#<b>name R</b>2<br>
Switch(config-vlan)#<b>ex</b><br>
Switch(config)#<b>vlan 30</b><br>
Switch(config-vlan)#<b>name R3</b><br>
Switch(config-vlan)#<b>ex</b></code></p>
<p><i>Kemudian setting VTP dengan cara sebagai berikut :</i><br>
<code>Switch(config)#<b>vtp mode server</b><br>
Switch(config)#<b>vtp domain menggunakan.id</b><br>
Switch(config)#<b>vtp password rahasia</b><br>
<b></b></code></p>
<p><i>Setelah itu setting trunk : </i><br>
Switch(config)#<b>int fa0/1</b></p>
<p>Switch(config-if)#<b>switchport mode trunk</b></p>
<p>Berikut selengkapnya (Lihat Gambar)</p>
<p><a href="https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/vtp.png"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-590 aligncenter" src="https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/vtp-300x300.png" alt="vtp" width="300" height="300" srcset="https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/vtp-300x300.png 300w, https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/vtp-150x150.png 150w, https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/vtp.png 319w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah itu kita konfigurasi Switch mode Transparent :</p>
<p><code><u><i>Setting vtp :</i></u><br>
Switch&gt;<b>en</b><br>
Switch#<b>conf t</b><br>
Switch(config)#<b>vtp mode transparent</b><br>
Switch(config)#<b>vtp domain menggunakan.id</b><br>
Switch(config)#<b>vtp password rahasia</b></code></p>
<p><code>Switch(config)#<b>ex</b></code></p>
<p><code><u><i>Setting Trunk :</i></u><br>
Switch(config)#<b>int range fa0/1-2</b><br>
Switch(config-if-range)#<b>switchport mode trunk</b><br>
Switch(config-if-range)#<b>ex</b></code></p>
<p>Lihat Gambar :</p>
<p><a href="https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/btp1.png"><img decoding="async" class="aligncenter size-medium wp-image-591" src="https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/btp1-300x300.png" alt="vtp mode transparent" width="300" height="300" srcset="https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/btp1-300x300.png 300w, https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/btp1-150x150.png 150w, https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/btp1.png 539w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></a></p>
<p>Setelah selesai semua konfigurasi, kemudian lihat konfigurasi vlan di masing masing switch dengan perintah sebagai berikut :</p>
<p><code>Switch#show vlan brief</code></p>
<p>Itulah beberapa hal yang bisa Anda ketahui mengenai pengertian, fungsi dan juga cara konfigurasi ketika menggunakan <strong>VTP (Vlan Trunking Protocol)</strong>. Meskipun bukan seorang praktisi IT, tidak ada salahnya jika Anda bisa memahami protocol-protocol yang ada di jaringan komputer.</p>
<p>Hal ini bisa menjadi bermanfaat karena siapa tahu Anda akan melakukan konfigurasi mandiri suatu saat nanti. Dengan begitu Anda tidak akan kebingungan lagi, karena sudah mengetahui hal tersebut sedari awal. Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.menggunakan.id/konfigurasi-vlan-trunking-protocol-vtp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengertian Protocol Data Unit (PDU)</title>
		<link>https://www.menggunakan.id/protocol-data-unit/</link>
					<comments>https://www.menggunakan.id/protocol-data-unit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu A]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2023 17:01:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[ctr]]></category>
		<category><![CDATA[dns]]></category>
		<category><![CDATA[http]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[network]]></category>
		<category><![CDATA[pdu]]></category>
		<category><![CDATA[port]]></category>
		<category><![CDATA[protocol data unit]]></category>
		<category><![CDATA[protokol]]></category>
		<category><![CDATA[route]]></category>
		<category><![CDATA[routing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.menggunakan.id/?p=586</guid>

					<description><![CDATA[PDU (Protocol Data Unit) : Pengertian, Fungsi, dan Contoh Konfigurasi PDU (Protocol Data Unit) &#8211;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h1><strong><a href="https://www.menggunakan.id/tag/pdu/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with pdu">PDU</a> (<a href="https://www.menggunakan.id/tag/protocol-data-unit/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with protocol data unit">Protocol Data Unit</a>) : Pengertian, Fungsi, dan Contoh Konfigurasi</strong></h1>
<p><a href="https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/2.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-587" src="https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/2.jpg" alt="protocol data unit" width="466" height="257" srcset="https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/2.jpg 466w, https://www.menggunakan.id/wp-content/uploads/2023/02/2-300x165.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 466px) 100vw, 466px" /></a></p>
<p><strong>PDU (Protocol Data Unit)</strong> &#8211; Pada sebuah komputer, kita mengenal <a href="https://www.menggunakan.id/tag/protokol/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with protokol">protokol</a> sebagai standar yang mengatur terjadinya hubungan, komunikasi maupun perpindahan data antara dua atau lebih komputer. Perpindahan data pada komputer ini dikendalikan oleh PDU (Protocol Data Unit) di mana pada masing-masing PDU memiliki kontrol informasi dan data.</p>
<p>Lalu, apa yang dimaksud dengan PDU (Protocol Data Unit)? Apa fungsi PDU pada sebuah komputer, dan apa saja contoh konfigurasi PDU? Berikut ini akan kami jelaskan secara mendalam mengenai hal-hal tersebut.</p>
<h2><strong>Pengertian PDU (Protocol Data Unit)</strong></h2>
<p>Dalam <a href="https://www.menggunakan.id/tag/jaringan/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with jaringan">jaringan</a>, PDU (Protocol Data Unit) adalah sistem pengiriman data berlapis yang berkomunikasi dengan perangkat jaringan atau dengan protokol dalam mesin yang sama. Setidaknya ada lima lapisan unit data protokol yang dinamai, namun lapisan kelima dan di atasnya diklafikasikan sebagai hal yang sama, sehingga hasilnya bisa ada lebih dari lima lapisan.</p>
<p>Ketika bekerja dengan tumpukan protokol multilayer, seperti rangkaian jaringan TCP/IP, pengunaan PDU yang benar merupakan hal terpenting. Dalam protokol jaringan, terutama yang dikembangkan dalam kerangka model referensi berlapis, setidaknya terdapat dua model referensi berlapis, yaitu model Open Systems Interconnection (OSI) tujuh lapis atau model TCP/IP lima lapis. &#8211; <a href="https://www.menggunakan.id/">Menggunakan.id</a></p>
<h2><strong>Fungsi Protocol Data Unit</strong></h2>
<p>Selain pengertian yang sudah dijelaskan di atas tentunya PDU ini mempunyai beberapa fungsi yang bisa didapatkan oleh para pengguna jaringan komputer, tentunya hal ini akan membuat Anda lebih paham lagi mengenai PDU dan juga mengenai <a href="https://www.menggunakan.id/tag/vtp/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with vtp">VTP</a>. Fungsi-fungsi tersebut antara lain:</p>
<h3><strong>Sebagai Addressing</strong></h3>
<p>Addressing atau yang biasanya disebut dengan alamat IP ini terdiri dari beberapa bagian pada header dan juga bagian data. Pada bagian header sendiri terdapat alamat yang bisa mengidentifikasi komputer yang digunakan untuk mengirim data dan juga pada komputer penerima data.</p>
<p>Informasi tersebut digunakan Router untuk bisa mengarahkan pada paket yang ada melewati sebuah jaringan komunikasi yang sudah terhubung antar komputer. Dengan adanya jaringan yang sudah saling terhubung tentunya bisa mengetahui alamat komputer dengnan mudah.</p>
<h3><strong>Timeouts</strong></h3>
<p>Pada IP Packet atau alamat IP mengandung adanya self-destructive counter yang mana hal tersebut dapat membatasi umur paket uang berbeda. Jika ada paket yang kadaluarsa, maka dengan otomatis akan dihancurkan. Dengan begitu, jaringan internet yang ada tidak akan mengalami overloaded.</p>
<h3><strong>Reassembly</strong></h3>
<p>Salah satu fungsi pada IP (Internet Protocol) yaitu melakukan fragmentation atau dengan cara memecahkan paket menjadi beberapa bagian yang lebih kecil. Hal yang satu ini dibutuhkan karena adanya Unit Transmisi Maksimum (MTU) mempunyai ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan paket pada aslinya.</p>
<p>Jika paket tersebut sudah bisa dipecahkan, maka fragmen tersebut bisa melewati di tautan. Tidak hanya itu, fragmen juga akan disusun ulang atau istilahnya adalah di reassembly oleh router perantara. Dengan begitu penerima paket akan menerima data dengan utuh.</p>
<h3><strong>Options</strong></h3>
<p>IP yang ada ternyata juga mempunyai fitur tambahan yang mana bisa memungkinkan komputer pengirim bisa membuat keputusan misalkan saja seperti dari suatu paket tersebut, bagian mana yang akan diterima oleh komputer penerima.</p>
<p>Maka dari itu paket perlu ditambahkan adanya sistem keamanan, hal ini dikarenakan agar komputer penerima dapat menemukan bagian tersebut</p>
<p>Sejatinya, PDU berfungsi untuk membuat dan mengirimkan data di antara dua protokol atau proses. Namun untuk bisa mengirimkan menjadi sebuah data terdapat beberapa lapisan pada paket data, yang di mana semakin banyak lapisan berarti semakin jauh data tersebut dari tingkat fisik. Lapisan data pada PDU memiliki fungsi sebagai berikut:</p>
<h3><strong>1.     </strong><strong>Layer 1 (Physical Layer)</strong></h3>
<p>Layer 1 juga dikenal sebagai tingkat fisik. Lapisan ini merupakan satu-satunya lapisan fisik yang digunakan untuk berkomunikasi dengan perangkat keras, yang mengangkut informasi dalam bentuk biner.  Pada saat data ditransfer, data dimulai dari lapisan tertinggi dan terus mengalir hingga lapisan paling bawah. Power Data Unit pada lapisan ini adalah bits.</p>
<h3><strong>2.     </strong><strong>Layer 2 (<a href="https://www.menggunakan.id/tag/network/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with network">Network</a> Access Layer)</strong></h3>
<p>Layer 2 memiliki fungsi sebagai lapisan <em>data link</em> (penghubung data). Lapisan kedua akan menambahkan <em>footer</em> dan mengubah data menjadi bit untuk lapisan pertama dan informasi dapat dikirim ke lapisan selanjutnya. Power Data Unit pada lapisan ini adalah frame.</p>
<h3><strong>3.     </strong><strong>Layer 3 (Internet Layer)</strong></h3>
<p>Layer 3 berfungsi sebagai lapisan jaringan yang berkomunikasi antar jaringan. Power Data Unit pada lapisan ini adalah packet.</p>
<h3><strong>4.     </strong><strong>Layer 4 (Transport Layer)</strong></h3>
<p>Layer 4 dikenal sebagai lapisan transport, pada lapisan ini data siap untuk dikirimkan. Power Data Unit pada lapisan ini adalah Segments untuk TCP dan datagram untuk UDP.</p>
<h3><strong>5.     </strong><strong>Layer 5 (Application Layer)</strong></h3>
<p>Pada layer ke-5 atau ke atas, lapisan ini disebut sebagai data dan berada di atas dalam hierarki komputer. Power Data Unit pada lapisan ini adalah data.</p>
<h2><strong>Contoh Konfigurasi PDU (Protocol Data Unit)</strong></h2>
<p>Setelah melalui beberapa lapisan, PDU akan menghasilkan sebuah konfigurasi. Setidaknya kita mengenal beberapa konfigurasi PDU sebagai berikut.</p>
<h3><strong>1.     </strong><strong>TELNET</strong></h3>
<p>TELNET atau dikenal dengan Network Terminal Protocol merupakan data yang menyediakan <em>remote login</em> dalam sebuah jaringan.</p>
<h3><strong>2.     </strong><strong>FTP</strong></h3>
<p>FTP merupakan kepanjangan dari File Transfer Protocol yang digunakan untuk melakukan file transfer.</p>
<h3><strong>3.     </strong><strong>SMTP </strong></h3>
<p>SMTP adalah Simple Mail Transfer Protocol yang memiliki kegunaan untuk mengirimkan electronic mail (e-mail).</p>
<h3><strong>4.     </strong><strong><a href="https://www.menggunakan.id/tag/dns/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with dns">DNS</a></strong></h3>
<p>DNS atau Domain Name Service memiliki fungsi untuk memetakan IP Addres ke dalam sebuah nama tertentu.</p>
<h3><strong>5.     </strong><strong>RIP</strong></h3>
<p>RIP (<a href="https://www.menggunakan.id/tag/routing/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with routing">Routing</a> Information Protocol) merupakan protokol routing.</p>
<h3><strong>6.     </strong><strong>OSFP</strong></h3>
<p>OSFP (Open Shortest Path First) sama seperti RIP yang berfungsi sebagai protokol routing.</p>
<h3><strong>7.     </strong><strong>NFS</strong></h3>
<p>NFS merupakan kepanjangan dari Network File System. Kita sering melihat konfigurasi ini untuk sharing file terhadap berbagai host yang ada dalam jaringan.</p>
<h3><strong>8.     </strong><strong><a href="https://www.menggunakan.id/tag/http/" class="st_tag internal_tag " rel="tag" title="Posts tagged with http">HTTP</a></strong></h3>
<p>Tentunya kita sudah sering mendengar kata “HTTP”. HTTP merupakan kepanjangan dari Hyper Text Transfer Protocol, protokol ini digunakan untuk data pada web browsing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Kesimpulan </strong></h2>
<p>Protocol Data Unit adalah sistem pengiriman data berlapis yang memiliki fungsi untuk mengirimkan data antara dua protokol atau proses dalam sebuah mesin yang dapat menghasilkan beberapa konfigurasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.menggunakan.id/protocol-data-unit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
