LACP : Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan

No comments

Apa itu (Link Aggregation Control Protocol) ?

Menggunakan.id – LACP adalah sebuah yang digunakan untuk mengkonfigurasi agregasi link secara otomatis pada komputer. Protokol ini memungkinkan beberapa link fisik di antara dua perangkat jaringan untuk diagregasi menjadi satu virtual link yang lebih besar, sehingga meningkatkan keandalan dan kecepatan transfer data.

Dengan menggunakan LACP, kita dapat meningkatkan bandwidth yang tersedia pada jaringan kita, serta mengurangi kegagalan link yang dapat terjadi pada jaringan. Selain itu, LACP juga memungkinkan kita untuk mengkonfigurasi agregasi link secara dinamis, sehingga kita dapat menambah atau mengurangi link yang teragregasi sesuai dengan kebutuhan. – https://itnetwork.id

lacp

LACP merupakan salah satu protokol yang diterapkan pada standar IEEE 802.3ad untuk mengkonfigurasi agregasi link pada jaringan. Protokol ini sering digunakan pada perangkat jaringan seperti switch, router, dan untuk meningkatkan keandalan dan kecepatan transfer data pada jaringan.

Baca juga :  Pengertian Quality of Service (QoS)

Untuk dapat menggunakan LACP, perangkat jaringan yang terhubung harus mendukung protokol ini dan telah di-konfigurasi dengan benar. Selain itu, perangkat jaringan yang terhubung harus memiliki yang sama dan bekerja pada kecepatan yang sama untuk dapat menggunakan agregasi link.

Dengan demikian, LACP merupakan protokol yang sangat berguna untuk meningkatkan keandalan dan kecepatan jaringan kita dengan cara mengagregasi beberapa link fisik menjadi satu virtual link yang lebih besar.

Kelebihan dan Kekurangan LACP (Link Aggregation Control Protocol)

Kelebihan LACP

  • Meningkatkan kecepatan transfer data pada jaringan
  • Mereduksi beban pada setiap port yang tergabung
  • Meningkatkan jaringan dengan menggunakan teknik
  • Mereduksi latensi pada jaringan

Kekurangan LACP

  • Hanya dapat digunakan pada perangkat yang support protokol ini
  • Membutuhkan konfigurasi manual pada switch atau router
  • Jika salah satu port yang tergabung dalam EtherChannel mengalami gangguan, maka seluruh traffic pada EtherChannel akan terpengaruh
  • Protokol ini hanya dapat digunakan pada jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet.
Baca juga :  Apa itu Model TCP IP dan 5 Lapisan Lapisannya?

Secara keseluruhan, LACP merupakan protokol yang sangat berguna untuk meningkatkan kecepatan transfer data pada jaringan dan mengurangi beban pada setiap port yang tergabung. Namun, protokol ini hanya dapat digunakan pada perangkat yang support dan membutuhkan konfigurasi manual untuk dapat digunakan.

Berikut ini adalah contoh konfigurasi LACP pada switch Cisco:

  1. Masuk ke mode configuration dengan mengetikkan perintah “configure terminal”
  2. Konfigurasi EtherChannel dengan mengetikkan perintah “interface Port-channel 1”
  3. Aktifkan protokol LACP dengan mengetikkan perintah “lacp active”
  4. Masukkan port yang akan digabungkan ke dalam EtherChannel dengan mengetikkan perintah “channel-member fa0/1 fa0/2”
  5. Save konfigurasi dengan mengetikkan perintah “write memory”

Protokol ini sering digunakan untuk menggabungkan beberapa port pada switch atau router menjadi satu virtual port yang terlihat seperti satu port fisik oleh sistem. Kelebihan LACP adalah dapat meningkatkan kecepatan transfer data pada jaringan, mengurangi beban pada setiap port yang tergabung, meningkatkan keamanan jaringan dengan menggunakan teknik failover, serta mengurangi latensi pada jaringan. Namun, LACP hanya dapat digunakan pada perangkat yang support protokol ini, membutuhkan konfigurasi manual, dan hanya dapat digunakan pada jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet.

Baca juga :  Pengertian Trunk dan Fungsinya dalam Jaringan Internet

Ingat bahwa untuk dapat menggunakan EtherChannel dengan protokol LACP, maka perangkat yang terhubung harus juga support protokol tersebut.

Also Read

Bagikan:

Leave a Comment