Topologi Mesh, 2 Jenis Jaringan Komputer yang Saling Terhubung

No comments
Topologi mesh
Topologi mesh

Selamat datang kembali di situs paling informatif ini. Kali ini, menggunakan.id akan membahas tentang mesh. Sudah tahu apa itu ?  Topologi mesh adalah salah satu jenis topologi komputer yang memiliki ciri khas yaitu setiap perangkat komputer saling terhubung secara langsung dengan perangkat komputer lainnya dalam satu jaringan.

Topologi mesh

Dan Topologi ini juga sering disebut sebagai topologi jala, karena bentuk koneksi antar perangkatnya yang menyerupai jala. Topologi mesh biasanya digunakan untuk jaringan dengan skala yang tidak terlalu besar, namun membutuhkan kecepatan dan keandalan komunikasi antar perangkat yang tinggi.

Jenis-jenis Topologi Mesh

Topologi mesh dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu topologi fully connected dan topologi mesh partial connected.

– Topologi mesh fully connected

Yaitu topologi yang masing-masing perangkat komputer terhubung dengan semua perangkat komputer lainnya dalam jaringan. Dengan kata lain, setiap perangkat komputer memiliki koneksi langsung dengan semua perangkat komputer lainnya.

Baca juga :  Apa itu SNTP Client? Dan ini 7 Kegunaannya!

Topologi ini memiliki keuntungan yaitu tidak ada jalur tunggal yang menjadi titik kegagalan, sehingga jaringan menjadi lebih andal dan tahan terhadap gangguan. Namun, topologi ini juga memiliki kelemahan yaitu membutuhkan banyak kabel dan , sehingga instalasi dan pengelolaannya menjadi lebih rumit dan mahal.

– Topologi mesh partial connected

Yaitu topologi yang masing-masing perangkat komputer terhubung dengan sebagian perangkat komputer lainnya dalam jaringan. Dengan kata lain, setiap perangkat komputer memiliki koneksi langsung dengan beberapa perangkat komputer lainnya, namun tidak dengan semua perangkat komputer lainnya.

Topologi ini memiliki keuntungan yaitu membutuhkan lebih sedikit kabel dan port daripada topologi fully connected, sehingga instalasi dan pengelolaannya menjadi lebih mudah dan murah. Namun, topologi ini juga memiliki kelemahan yaitu ada kemungkinan jalur yang menjadi titik kegagalan, sehingga jaringan menjadi kurang andal dan rentan terhadap gangguan.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh

Topologi memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu diketahui sebelum memilihnya sebagai topologi . Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan topologi :

Baca juga :  Pengertian VLAN beserta Jenis dan Fungsinya

– Kelebihan topologi mesh:

  • Mendeteksi gangguan. Topologi dapat mendeteksi gangguan atau kesalahan yang terjadi pada jaringan dengan cepat dan tepat, karena setiap perangkat komputer dapat berkomunikasi secara langsung dengan perangkat komputer lainnya. Jika ada koneksi yang putus atau rusak, perangkat komputer dapat mencari jalur alternatif untuk mengirim atau menerima data.
  • Dapat ditingkatkan sesuai keperluan. Topologi dapat ditingkatkan sesuai dengan keperluan jaringan, karena setiap perangkat komputer dapat ditambahkan atau dikurangi tanpa mengganggu kinerja jaringan. Jika ada perangkat komputer baru yang ingin dihubungkan, cukup sambungkan kabelnya dengan perangkat komputer lainnya. Jika ada perangkat komputer yang ingin dilepas, cukup putuskan kabelnya tanpa mempengaruhi perangkat komputer lainnya.
  • Tidak menjalar pada komputer lain. Topologi tidak menjalar pada komputer lain jika ada salah satu perangkat komputer yang mengalami kerusakan atau gangguan, karena setiap perangkat komputer memiliki koneksi langsung dengan perangkat komputer lainnya. Jika ada perangkat komputer yang rusak atau mati, perangkat komputer lainnya tidak akan terpengaruh dan tetap dapat berkomunikasi dengan perangkat komputer lainnya.
  • Cepatnya pengiriman data. Topologi memiliki kecepatan pengiriman data yang tinggi, karena setiap perangkat komputer dapat mengirim atau menerima data secara langsung dengan perangkat komputer lainnya tanpa melewati perangkat perantara. Hal ini mengurangi waktu tunda dan meningkatkan efisiensi jaringan.
Baca juga :  6 Rekomendasi Aplikasi Monitoring Jaringan

– Kekurangan topologi mesh:

  • Tidak bisa digunakan sehari-hari. Topologi tidak bisa digunakan sehari-hari, karena tidak cocok untuk jaringan dengan skala yang besar dan banyak perangkat komputer. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan kabel dan port yang tidak dapat menghubungkan semua perangkat komputer dengan perangkat komputer lainnya, serta kompleksitas instalasi dan pengelolaan yang tidak efisien dan praktis.

Demikian artikel yang kami buat tentang topologi mesh. Semoga bermanfaat dan membantu bagi kamu semua. Terima kasih.

Also Read

Bagikan:

Leave a Comment