Router IP SLA, Service Level Agreement : Pengertian dan Fungsi

No comments
Service Level Agreement

Bagi sebuah bisnis, adanya router (Service Level Agreement) merupakan sesuatu yang cukup penting. Hal ini, karena SLA memiliki peran untuk menentukan bagaimana kualitas layanan yang diberikan oleh jasa penyedia Dedicated.

Service Level Agreement

Dalam SLA, jasa penyedia Internet Dedicated ini biasanya akan menjelaskan bagaimana kualitas layanan yang akan diperoleh oleh user. Dalam perjanjian ini, penyedia jasa juga akan memberikan jaminan, ganti rugi, atau bahkan dukungan teknis saat terjadi masalah.

Pengertian Router SLA

SLA (Service Level Agreement) merupakan sebuah perjanjian oleh penyedia jasa layanan (router) dengan pelanggan, dengan tujuan untuk menentukan layanan internet yang harus diterima oleh pelanggan atau user.

Baca juga :  Cara Konfigurasi Routing OSPF di Cisco Packet Tracer

 

Router atau SLA yaitu perjanjian tingkat layanan Internet misalnya saja menggunakan Sistem Operasi Internetwork Cisco IOS, di mana para profesional TI dapat mengumpulkan informasi mengenai kinerja jaringan secara real time.

 

Beberapa informasi yang biasanya dikumpulkan oleh para profesional TI ini yaitu tingkat disponibilitas, masa pemeliharaan, maupun kecepatan jaringan. Selain itu, dengan tujuan agar pelayanannya memenuhi harapan pelanggan.

 

Fungsi Router SLA

Setelah mengetahui definisi dari Router SLA, lalu apa fungsi dari SLA ini? Berikut ini adalah beberapa fungsi utama dari SLA, antara lain:

 

1.     Untuk Memonitoring Kualitas Jaringan

SLA memiliki fungsi utama untuk memantau kinerja layanan jaringan serta memastikan jika layanan tersebut sesuai dengan standar yang telah ditentukan dalam perjanjian SLA diawal oleh penyedia jasa dan pelanggan.

2.     Untuk Menjamin Tingkat Disponibilitas

SLA juga berfungsi untuk menjamin tingkat Disponibilitas jaringan yang telah ditentukan. Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk memastikan jika pelanggan atau user dapat mengakses layanan jaringan internet dengan cepat dan efisien.

3.     Untuk Menyediakan Dukungan Teknis

SLA juga memiliki fungsi agar penyedia jaringan dapat menyediakan dukungan teknis pada pelanggan untuk memecahkan masalah yang terjadi pada pelayanan jaringan yang diberikan serta memastikan bahwa pelayanan tetap berjalan dengan baik.

Baca juga :  Pengertian SIP dan Fungsinya dalam Komunikasi Data

4.     Untuk Memastikan Jaringan

Selain itu, SLA juga berfungsi untuk memastikan layanan jaringan yang diberikan kepada pelanggan tetap aman dan terlindungi dari serangan cyber dan ancaman jahat lainnya.

5.     Untuk Memberikan Kepastian Bagi Pelanggan

Lalu, SLA juga berfungsi untuk memberikan kepastian bagi para pelanggan mendapatkan layanan jaringan yang sesuai dengan perjanjian awal dan harapan mereka serta memberikan pengalaman jaringan yang cepat dan konsisten.

 

Dengan demikian, Router penyedia jasa internet ini dapat memenuhi SLA yang telah ditentukan dan berperan penting dalam memastikan kualitas maupun keandalan jaringan. Selain itu, adanya SLA ini juga agar penyedia dapat meyakinkan pelanggan jika layanan akan memenuhi harapan mereka.

Baca Juga : Pengertian Cisco ISE

Tujuan Router SLA

Beberapa penjelasan diatas memang telah sedikit menyinggung tentang tujuan dari SLA. Setelah mengetahui definisi dan fungsi dari Router SLA, lalu apa tujuan dari adanya SLA? Simak penjelasannya berikut ini.

 

1.     Menjamin Kualitas Layanan Agar Sesuai Standar

Tujuan dari SLA yang pertama yaitu untuk memastikan bahwa layanan jaringan memenuhi standar kualitas yang ditentukan dan memastikan bahwa pelanggan dapat mengakses jaringan dengan cepat dan efisien.

2.     Memberikan Kepastian Agar Jaringan Sesuai Harapan

Lalu, tujuan SLA yang kedua adalah untuk memberikan kepastian bagi pelanggan jika layanan jaringan yang diberikan oleh penyedia sesuai dengan harapan.

Baca juga :  Sticky Client atau Wireless Roaming adalah

3.     Menyediakan Dukungan Teknis Jika Terjadi Kendala

Kemudian, tujuan SLA yang ketiga adalah untuk menyediakan dukungan teknis dari penyedia bisa membantu pelanggan untuk memecahkan masalah jaringan dan memastikan bahwa pelayanan tetap berjalan dengan baik.

4.     Memastikan Jaringan Tetap Aman dari Kejahatan Cyber

Tujuan SLA yang keempat adalah memastikan jika layanan jaringan yang diberikan penyedia tetap terlindungi dari serangan cyber dan ancaman jahat dari luar lainnya.

5.     Mengurangi Risiko Bagi Pelanggan

Terakhir, tujuan SLA yang kelima adalah untuk mengurangi risiko bagi pelanggan dengan memastikan bahwa layanan jaringan sesuai dengan yang dijanjikan dan tidak merugikan pelanggan.

 

SLA (Service Level Agreement) merupakan salah satu hal penting dalam sebuah bisnis penyedia layanan jaringan internet. Hal ini bertujuan agar para pelanggan tidak merasa dirugikan oleh penyedia jasa karena terdapat beberapa risiko dan kendala yang mungkin terjadi.

 

Demikian informasi mengenai Router Sla: Pengertian, Fungsi, dan Tujuannya. Semoga informasi tersebut dapat menjadi referensi dan bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui tentang sistem service level agreement ini saat memilih penyedia jasa layanan internet.

 

Also Read

Bagikan:

Leave a Comment